Sebagian Kecil Sejarah Universitas Indonesia

Universitas Indonesia.

Universitas ini kemudian mempunyai sebagian fakultas, di antaranya Fakultas Kedokteran, Regulasi, Sastra dan Filsafat di Jakarta, Fakultas Teknik di Bandung, Fakultas Pertanian di Bogor, Fakultas Kedokteran Gigi di Surabaya, serta Fakultas Ekonomi di Makassar. Kemudian pada bentang 1954-1963, fakultas-fakultas yang berada di luar Jakarta hal yang demikian berkembang menjadi universitas-universitas secara terpisah. Peristiwa inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya universitas tinggi negeri di bermacam-macam kota di Indonesia.

Meski fakultas-fakultas yang berada di Jakarta konsisten menjadi komponen da

ri Universiteit Indonesia atau yang kita ketahui sebagai Universitas Indonesia. Sebelum kampus Universitas Indonesia (UI) di Depok dibangun pada 1987, sebelumnya ada tiga lokasi kampus di Jakarta, merupakan Salemba, Pengangsaan Timur, dan Rawamangun. Sesudah kampus baru didirikan di lahan seluas 320 hektar di Depok, kampus di Rawamangun yang meliputi sebagian fakultas malahan dipindah. Sementara itu, kampus di Salemba masih dipertahankan untuk Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, dan Program Pascasarjana sampai dikala ini. – Saint Monica Jakarta

Seiring berjalannya waktu, perguruan tinggi terus berinovasi. Via perkembangan teknologi, keharusan riset untuk memenuhi pengembangan dan penyempurnaan ilmu pengetahuan malahan terus dilaksanakan demi kesejahteraan bangsa. Senada dengan ceramah sambutan tertulis Hari Pengajaran Nasional 2018 oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pengajaran Tinggi Prof. Mohamad Nasir dengan tema “Menguatkan Pengajaran, Memajukan Kebudayaan” dan sub tema “Membumikan Pengajaran Tinggi, Meninggikan Kwalitas Sumber Tenaga Manusia.

“Negara-negara di dunia kian berusaha keras dalam memajukan pengajaran tingginya, tak cuma dalam cara pelajaran, namun juga dalam lingkup riset, teknologi, dan penemuan kreatif. Bagi mereka, eksistensi riset betul-betul penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakatnya,” tulis Nasir. Kewajiban perguruan tinggi mengerjakan riset serta penemuan kreatif kian penting dalam kondisi sosial yang penuh disrupsi di era kini ini, terlebih dengan dorongan Revolusi Industri 4.0. Di dalam bukunya, The Fourth Industrial Revolution, Klaus Schwab menjelaskan perihal arus revolusi yang menggabungkan teknologi lahiriah, komputerisasi dan biologis yang berpengaruh pada seluruh disiplin ilmu.

 

 

Baca Juga : Saint Monica Jakarta School

 

Leave us a Message