Sistem Mencegah Kelahiran Prematur Sebelum Kehamilan

 

Seandainya di tulisan sebelumnya sudah ditunjukkan mengenai penyebab kelahiran bayi prematur, kali ini Wishing Baby akan menerangkan bagaimana sistem mencegah kelahiran prematur untuk para ibu hamil.

Kelahiran secara prematur merupakan salah satu hal yang ditakuti oleh banyak ibu hamil. Hal ini dikarenakan kehamilan komplit itu umumnya berlangsung selama 40 pekan. Walaupun, kelahiran prematur terjadi ketika umur kehamilan Anda belum menempuh 37 pekan. Seandainya Anda tak bisa menghentikan kelahiran prematur ini, karenanya bayi Anda akan lahir lebih permulaan. Kelahiran yang lebih permulaan ini akan menyebabkan beragam dilema kesehatan pada sang buah hati, seperti penyakit paru-paru kronis, keterlambatan perkembangan, dan cerebral palsy. Hal berhubungan dilema kesehatan sang buah hati inilah yang tak diharapkan oleh tiap-tiap para ibu hamil.

Tetapi, banyak ibu hamil yang tak memahami bahwa resiko kelahiran secara prematur ini dapat diwariskan dengan persiapan yang ideal. Hal ini dikenalkan oleh dokter buah hati, DR. dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpA (K) dalam temu media Hari Prematuritas Sedunia: Membongkar Teknologi Terbaru untuk Menekan Angka Kematian Bayi di Indonesia, Selasa (14/11/2017). Beliau mengatakan bahwa merencanakan kehamilan merupakan hal penting dan memeriksakan kesehatan itu juga perlu.

Dia malah menambahkan, menurut pembicaraannya dengan para dokter kandungan sebanyak 60 persen ibu muda mengalami kekurangan vitamin D selama masa kehamilan.
“Seperti yang kita kenal, tidak sedikit wanita yang menganggap kulit putih itu menawan. Jadi, mereka tak berharap kulit mereka terlalu lama terpapar cahaya sang surya (yang meskipun adalah sumber vitamin D),” jelas dr. Rina.
Walhasil, vitamin D yang patut berkolaborasi dengan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang tak bisa memenuhi keperluan tubuh dan hal itu berimbas ketika masa kehamilan sebab asupan kalsium ke bayi dalam kandungan malah tak mencukupi.

Kecuali vitamin D, keperluan akan mikronutrien juga tak dapat disepelekan. “Dikala hamil, banyak ibu hamil yang minum susu. Melainkan, sekiranya asupan sayur atau ikannya sedikit, karenanya dapat memicu preeklampsia yang berisiko memicu kelahiran prematur,” tambahnya.

Preeklamsia adalah komplikasi yang berpotensi berbahaya kehamilan, umumnya ditandai dengan tekanan darah tinggi, kaki sembab, dan sakit kepala parah. Oleh sebab itu, dr. Rina menekankan bahwa sebaiknya kehamilan dipersiapkan dengan matang dan pemenuhan gizi selama masa kehamilan juga semestinya terpenuhi supaya tak terjadi kehamilan dan kelahiran yang tidak diharapkan.

Wishing Baby sebagai distributor legal yang menyediakan suplemen untuk menolong tiap-tiap pasangan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dan kesuburan dalam mendorong usaha mendapat sang buah hati sampai hingga cara kerja menyusui, juga ikut serta mendorong usaha para ibu hamil dalam mencegah kelahiran prematur dengan menyediakan suplemen-suplemen kehamilan sebagai obat penyubur kandungan.

 

Baca Juga : Cara Cepat Hamil

Leave us a Message