Cara Pemasangan Pagar Panel Beton

Pemasangan Pagar Beton terdiri dari sebagian jenjang:

1. Galian Tanah
2. Pondasi Batu Kali
3. Pemasangan Kolom Beton
4. Sloof Beton (dapat saja tak ada sloof, pantas gambar kerja)
5. Pemasangan Panel Beton

Uraian dari masing-masing pekerjaan:

1. Galian Tanah
Pengerjaan galian tanah dapat dilakukan dengan alat berat atau manual dengan tenaga manusia (tergantung banyaknya volume pekerja).

2. Pondasi Batu Kali
Sesudah galian tanah pondasi pagar terlaksana berikutnya memasang pondasi batu kali, dengan uraian seperti berikut:

– Persiapan bahan, alat dan tenaga kerja.
– Tahap permulaan adalah membuat dan memasang bowplank untuk pasangan batu kali sesuai dengan denah kerja.
– Membuat adukan mortar memakai molen sesuai dengan spesifikasi teknis.
– Pemasangan lapis batu pertama, dimulai dengan menghamparkan adukan setebal 3 – 5 cm, kemudian membentuk batu diatas hamparan dengan jarak 2 – 3 cm (tidak bersinggungan) pukul atau ketok-ketok batu tersebut supaya terikat kuat dengan adukan.
– Isi rongga diantara batu-batu dengan adukan hingga penuh/mampat dengan memakai sendok adukan.
– Pada saat melakukan pemasangan pondasi batu kali seharusnya disediakan lubang/sparing tempat pemasangan kolom.
– Kalau terjadi hujan, area pemasangan ditutup dengan plastik atau terpal supaya area pemasangan yang masih baru tersebut tidak rusak karena air hujan.

Baca Juga: Pagar BRC

3. Pemasangan Kolom Beton
Kolom pagar dipasang sesudah lubang/sparing pada pondasi batu kali sudah tersedia, dengan uraian cara kerja sebagai berikut:

– Kolom diangkat dengan memakai tripod, kemudian dimasukkan kedalam lubang/sparing yang sudah disediakan.
– Cek kelurusan horizontal dan vertical kolom supaya posisi kolom presisi/pas terhadap kolom lainnya.
– Seletah kolom terpasang/berdiri lurus, maka lubang/sparing akan ditutup dengan memasang batu kali sesuai dengan denah.

4. Sloof Beton
Pengerjaan sloof beton berfungsi untuk menjepit kolom pagar oleh sebab itu sloof dikerjakan sesudah Kolom Pagar berdiri/terpasang, pengerjaan sloof dikerjakan dengan uraian cara kerja sebagai berikut:

– Tahap pertama adalah menjalankan Pembesian untuk sloof beton dengan ukuran sesuai denah agenda, pada saat pemasangan besi seharusnya diperhatikan bahwa besi tulangan seharusnya benar-benar menjepit kolom.
– Berikutnya adalah pemasangan bekisting dengan ketentuan sesuai dengan spesifikasi teknis.
– Sesudah pembesian dan bekisting terpasang serta sudah disetujui oleh Pengawas Lapangan, berikutnya adalah mengerjakan pengecoran Sloof memakai Beton K-250 atau sesuai spesifikasi teknis.
– Sebelum dilakukan pengecoran sloof maka akan dilakukan pemeriksaan akhir pengerjaan dan pembersihan lokasi pengecoran.
– Pengecoran dikerjakan memakai ready mix tapi bila tidak memungkinkan, pengecoran dikerjakan secara site mix memakai beton molen.
– Campuran beton yang telah homogen dituangkan ke dalam bekisting.
– Langsung setelah beton dituangkan kedalam bekisting, beton tersebut akan dipadatkan memakai alat concrete vibrator, pemadatan dilakuan sesuai dengan spesifikasi teknis.

5. Panel Pagar
Sesudah kolom dan sloof terpasang, berikutnya adalah melakukan pemasangan panel pagar sebagai berikut:

– Panel diangkat dengan memakai tripod, kemudian dimasukkan kedalam celah yang sudah tersedia pada kolom.
– Profesi pemasangan panel beton dilakukan sesuai denah kerja.

Sekian cara kerja pemasangan pagar panel beton, semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda.

Simak Juga: Kanstin

Leave us a Message